7
Most read
8
Most read
10
Most read
PENDIDIKAN PANCASILA
Rangkuman Materi Bab III
Anggota kelompok :
• Jozseph Ebenezer Nawan
• Yonathan Tahasak Berkat
Bhineka Tunggal Ika adalah semboyan bangsa negara Republik
Indonesia kalimat itu tercantum jelas pada Garuda Pancasila semboyan
ini melambangkan persatuan bangsa Indonesia. Jika kata bhinneka
tunggal Ika diterjemahkan kata demi kata maka kata bhinneka artinya
"beraneka ragam" kata tunggal artinya "satu" dan arti ika artinya "itu"
sehingga artinya "beraneka ragam itu satu“. Semboyan ini diperkirakan
muncul pada zaman kerajaan Majapahit tepatnya pada abad ke-14.
BAB III. BHINEKA TUNGGAL IKA
A. Mengidentifikasi identitas individu dan
identitas kelompok
• Identitas individu adalah identitas atau jati diri yang dimiliki seseorang yang ia dapat
sejak ia lahir maupun dari proses interaksi dengan yang lain. Identitas individu juga
disebut dengan identitas pribadi
• Identitas kelompok adalah upaya untuk mempertahankan dan memperkuat
kelompok melalui karakteristik khusus atau lambang identitas baik dalam bentuk
simbol, bahasa, budaya, dan yang lainnya
2. Faktor-faktor pembentuk identitas seseorang
1) Faktor biologis  berkaitan dengan keturunan/ warisan biologi  contoh: kondisi fisik seseorang
2) Faktor kebudayaan  berkaitan dengan adat, aturan-aturan, dan/ atau kebiasaan suatu masyarakat
 masyarakat Tengger terkenal ramah, toleran, menjunjung tinggi nilai kebudayaan
3) Faktor pengalaman  berkaitan dengan suatu pembentukan yang berpengaruh terhadap
kepribadian individu  pengalaman akan dikenang tergantung dari besar-kecil pengaruhnya
terhadap individu
4) Faktor kelompok  berkaitan dengan komunitas atau perkumpulan  lingkungan kelompok
berpotensi memberi pengaruh positif dan negatif dalam diri individu.
5) Faktor geografis  berkaitan dengan kondisi iklim, topografi, dan sumber daya alam  contoh:
masyarakat yang hidup di daerah empat musim cenderung memiliki etos kerja yang tinggi, tertuma
pada saat musim panas
3. Tipe identitas individu dan kelompok
Berikut jenis identitas individu dan kelompok berdasarkan pembentukannya:
1) identitas individu yang alami  Mengacu pada ciri fisik/ biologis yang melekat pada individu
 contoh: jenis kelamin, warna kulit dan rambut, tinggi dan berat badan, bentuk wajah, dan
suara
2) identitas individu yang terbentuk secara sosial  identitas suatu individu dibentuk oleh interaksi
sosial dan lingkungan sosial  contoh: peran dalam masyrakat, jabatan di pemerintahan, dan
sebagainya
3) identitas kelompok yang alami  mengacu kepada ras, yaitu individu-individu yang menjadi
anggota suatu kelompok dan memiliki ciri yang sama  contoh: ras Indian
4) identitas individu yang terbentuk secara sosial  identitas individu-individu yang terbentuk
karena interaksi dengan suatu komunitas  contoh: organisasi peserta didik di sekolah
4. Pancasila sebagai identitas Bangsa Indonesia
• Pancasila tidak terlahir dengan seketika pada tahun 1945, tetapi membutuhkan
proses penemuan yang lama, dengan dilandasi oleh perjuangan bangsa dan berasal
dari gagasan dan kepribadian bangsa Indonesia sendiri. Pidato Soekarno berjudul
"Pancasila" pada sidang BPUPK tanggal 1 Juni 1945 menjadi cikal bakal lahirnya
Pancasila.
• Pancasila sebagai identitas bangsa Indonesia, yaitu Pancasila sebagai kepribadian
yang dapat mendorong bangsa Indonesia agar tetap berjalan sesuai jalurnya, tetapi
tidak melawan arus globalisasi. Kita harus menjadi bangsa yang lebih cermat dan
bijak dalam menjalani dan menghadapi tantangan juga peluang yang ada.
B. Mengenali, menyadari, dan menghargai
keragaman identitas
1. Mengenali keragaman identitas
• Sebagai makhluk sosial, ciri yang melekat pada manusia adalah keinginan untuk melakukan
interaksi satu dengan yang lainnya. Interaksi berarti hubungan timbal balik yang dilakukan,
baik antar individu, antar kelompok, maupun individu dengan kelompok
2. Menyadari keragaman identitas
• Sebagaimana para pendiri bangsa yang menyadari bahwa Indonesia adalah negara dengan
keragaman budaya, agama, etnis, suku, dan bahasa, kita sebagai generasi muda penerus
bangsa juga harus memiliki kesadaran tentang kebinekaan. Kesadaran tentang kebhinekaan
harus dilanjutkan dengan maksud untuk mengenali yang lain. Berkenalan dengan identitas
lain di luar dirinya merupakan cara terbaik ketika kita hidup dengan mereka yang berbeda.
3. Menghargai keragaman identitas Indonesia memiliki dua identitas yaitu identitas primordial dan identitas
nasional
A). Identitas primordial
Identitas primordial adalah suatu sikap memegang teguh hal-hal yang dibawa sejak kecil baik tradisi, adat, kepercayaan,
maupun segala sesuatu yang ada di lingkungan. Primordialisme dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu sebagai berikut :
* Primordialisme kedaerahan
* Primordialisme suku
* Primordialisme agama
Adanya sikap primordialisme akan menimbulkan berbagai dampak baik positif maupun negatif, salah satu dampak positif
pro primordialisme adalah yaitu mempertinggi semangat patriotisme dan menciptakan kesetiaan terhadap negara. Sedangkan
dampak negatif periodilisme salah satunya adalah menimbulkan terjadinya konflik antara kebudayaan suku-suku bangsa.
b. Identitas nasional
Berikut macam-macam bentuk identitas nasional Indonesia:
1). Bendera merah putih
2). Bahasa Indonesia
3). Lambang Garuda Pancasila
4). Lagu Indonesia Raya
5). UUD negara Republik Indonesia tahun 1945
6). Semboyan bhinneka tunggal Ika
7). Kebudayaan daerah
C. Kolaborasi Antar Budaya Indonesia
1. Budaya Indonesia
 Negara Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki banyak kebudayaan. Setiap daerah yang ada di Indonesia memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Budaya Indonesia adalah
seluruh kebudayaan nasional, kebudayaan lokal, maupun kebudayaan asal asing yang telah ada di Indonesia sebelum indonesia merdeka pada tahun 1945. Budaya Indonesia memiliki
beragam suku bangsa dan budaya yang beragam, seperti tarian daerah, pakaian adat, dan rumah adat.
2. Bentuk-bentuk budaya Indonesia.
 Budaya yang ada di Indonesia dibagi menjadi dua macam yaitu budaya daerah dan budaya nasional.
 Budaya daerah adalah budaya asli suatu wilayah atau kelompok masyarakat itu sendiri budaya daerah bisa diartikan sebagai ciri khas sebuah kelompok masyarakat dalam berinteraksi dan
berperilaku di lingkungannya
 Budaya nasional adalah gabungan dari budaya daerah yang ada di negara tersebut maksudnya, budaya daerah yang mengalami asimilasi dan akulturasi dengan daerah lain di suatu negara akan
terus tumbuh dan berkembang menjadi kebiasaan-kebiasaan dari negara tersebut. Bentuk budaya nasional di Indonesia adalah sebagai berikut
a). Bahasa Indonesia  termasuk kebudayaan nasional karena menggambarkan kepribadian bangsa Indonesia  Berasal dari bahasa Melayu
b). Gotong royong  menjadi ciri khas karena terdapat di semua daerah dan suku di Indonesia  Salah satu budaya yang mendasari pembentukan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia
c). Musyawarah  kegiatan diskusi untuk mencapai kesepakatan bersama (mufakat)  Telah digunakan sejak zaman kolonial oleh semua suku di Indonesia, mulai dari tingkat keluarga hingga
negara
d). Wayang  berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Pulau Jawa khususnya  Lakon wayang kerap kali menggambarkan proses sosial dan interaksi sosial yang dekat dengan
kehidupan masyarakat..
e). Batik  kain dengan motif khas dari Indonesia  Setiap daerah memiliki corak yang khas dan berbeda-beda dengan nilai filosofi yang tinggi  Sejak tahun 2008, batik ditetapkan sebagai
budaya takbenda warisan
manusia oleh UNESCO
Kebudayaan daerah tecermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat di seluruh daerah di Indonesia. Setiap daerah memiliki ciri khas kebudayaan yang berbeda.
Berikut ini beberapa kebudayaan Indonesia berdasarkan jenisnya :
1. Upacara  bentuk upaya manusia agar dapat berhubungan dengan arwah atau roh para leluhur dan bentuk kesanggupan masyarakat sekitar untuk menyelaraskan
diri akan alam dan lingkungan luas  upacara adat dirasa mempunyai nilai filosofis dan kekuatan tersendiri oleh sebagian masyarakat setempat  contoh :
upacara adat Tabuik
2. Rumah adat  sebuah bangunan atau konstruksi yang sengaja dibangun dan dibuat sama persis dari tiap-tiap generasinya, tanpa adanya modifikasi  Contoh:
rumah gadang, rumah joglo, rumah honai, dan rumah limas
3. Kesenian tradisional  Contoh: Wayang Kulit, Lenong Betawi, Dan Tari Jaipong
4. Pakaian adat  Umumnya dipakai saat berlangsungnya proses upacara adat  contoh: Baku bodo, kain ulos, Ulee baalang, serta Jawi jangkep dan kebaya
5. Makanan  Hampir seluruh masakan Indonesia kaya dengan bumbu berasal dari rempah-rempah, seperti kemiri, cabai, temu kunci, lengkuas, jahe, kencur,
kunyit, kelapa, dan gula aren  Sebagai contoh, beras yang diolah menjadi nasi putih, ketupat atau lontong (beras yang dikukus) sebagai makanan pokok bagi
mayoritas penduduk Indonesia  Contoh hidangan Indonesia khas Sunda, yaitu ikan bakar, nasi timbel (nasi dibungkus daun pisang), ayam goreng, sambal,
tempe dan tahu goreng, dan sayur asem; semangkuk air dengan jeruk nipis sebagai kobokan
6. Lagu daerah  semacam lantunan yang dinyanyikan oleh masyarakat suatu daerah atau bisa dikatakan menyerupai lagu kebangsaan yang sifatnya “kedaerahan”
 Contoh: Suwe Ora Jamu (Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta), Bungong Jeumpa (Aceh), dan Ampar-Ampar Pisang (Kalimantan Selatan
7. Musik  Identitas musik Indonesia mulai terbentuk ketika budaya zaman Perunggu bermigrasi ke Nusantara pada abad ke-3 dan ke-2 SM  Musik- musik suku
tradisional Indonesia umumnya menggunakan instrumen perkusi, terutama gendang dan gong  Beberapa berkembang menjadi musik yang rumit dan berbeda-
beda, seperti alat musik petik sasando dari Pulau Rote, angklung dari Jawa Barat, dan musik orkestra gamelan yang kompleks dari Jawa dan Bali. Seni sastra
8. Seni Sastra Indonesia  Istilah "Indonesia" mempunyai arti yang saling melengkapi, terutama dalam cakupan geografi dan sejarah politik di wilayah tersebut 
Sastra Indonesia dapat merujuk pada sastra yang dibuat di wilayah Kepulauan Indonesia  Sering juga secara luas dirujuk pada sastra yang bahasa akarnya
berdasarkan bahasa Melayu (bahasa Indonesia adalah satu turunannya
3. Kolaborasi budaya Indonesia
Kolaborasi merupakan sebuah kerjasama yang dilakukan, baik individu maupun kelompok.
Mereka yang terlibat dalam kerja sama itu mendasarkan dirinya pada nilai yang disepakati dan
keinginan untuk menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang budaya, tidak menghalangi
untuk bekerja sama. Dengan semangat kolaboratif, jati diri yang berbeda itu bisa bersatu
menciptakan prakarya kebudayaan. Karena bersifat kolaborasi, identitas- identitas yang ada di
dalamnya tidak kehilangan jati dirinya. Berbagai macam budaya yang ditampilkan pada satu
acara merupakan bentuk upaya membangun semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam
hal ini, walaupun berbeda-beda, namun tetap satu Indonesia. Contoh kolaborasi antar budaya di
Indonesia adalah pentas kolaborasi 3 seni 1 panggung, Yaitu seni kolaborasi yang memadukan
antara seni wayang kulit, wayang orang, dan ketoprak, di halaman ayahanda Bupati Kendal,
Irjen pol (Purn) Drs. H. Zainal Abidin Ishak, S.H.
4. Dampak keragaman budaya di Indonesia
a. Dampak positif
1. Keragaman dapat menciptakan integritas dan persatuan nasional
2. Meningkatkan toleransi dan keharmonisan sosial
b. Dampak negatif
1. Jika tak dirawat dengan baik keragaman dapat menyebabkan konflik dalam masyarakat
2. Munculnya sikap etnosentrisme yaitu suatu pandangan yang menganggap bahwa suku bangsanya
sendiri lebih unggul dibandingkan dengan suku yang lainnya
D. Pertukaran budaya di pentas global
1. Mengenali kearifan lokal masyarakat Indonesia
Pandangan hidup suatu masyarakat nilai yang tertentu mengenai lingkungan alam tempat mereka tinggal. Kearifan lokal
memiliki ciri-ciri itu diantaranya sebagai berikut
1. Mampu bertahan di tengah gempuran bayar luar yang semakin masif
2. Sebagai petuah, kepercayaan sastra,dan pantangan
3. Bermakna sosial, misalnya, upacara integritas komunal atau kekerabatan pada upacara pertanian
4. Mempunyai kemampuan penggabungan atau pembauran terhadap unsur budaya luar ke dalam budaya asli
5. Bermakna etika dan moral, misalnya dalam upacara ngaben dan selamatan roh
Dan berikut contoh-contoh kearifan lokal di masyarakat Indonesia
1. Pasola di Nusa tenggara Timur  tradisi berupa adu ketangkasan menunggangi kuda dan lembing
2. Lompat batu Nias  tradisi melompati tumpukan batu setinggi dua meter oleh seorang laki laki suku Nias
3. Makare-pare di Bali  pertunjukan perang menggunakan daun pandan yang penuh dengan duri serta perisai rotan
4. Selamatan  tradisi doa bersama yang dipanjatkan kepada Sang Pencipta
5. Tradisi ngejot  tradisi memberi makanan kepada para tetangga sebagai wujud terima kasih
6. Tradisi bakar batu  tradisi masak menggunakan media batu yang dibakar sampai membara
2. Mengenali kearifan masyarakat dunia
Berbagai negara di dunia tentu memiliki budaya dan tradisi yang dibentuk dan diwariskan secara turun-temurun.
Seluruh tradisi dan adat istiadat yang ada membawa keunikan terseridiri dan menjadikannya sebagai ciri khas dari sebuah
masyarakat. Berikut contoh kearifan masyarakat dunia :
1. Festival Thaipusam Suku Tamil
2. Matsuri dan Hanami, Jepang
3. La Tomatina, Spanyol
4. Lantern Floating, Hawaii
5. Cheese Rolling Race
3. Upaya mempromosikan budaya bangsa
kepada dunia
1. Mengenalkan budaya bangsa ke kancah internasional melalui jejaring sosial
dengan mengunggah foto atau video di media sosial.
2. Mengenalkan adat istiadat dan budaya kepada dunia internasional melalui
program pertukaran pelajar
3. Negara mengadakan kerjasama pertukaran budaya dengan negara lain
4. Mengenakan busana asli Indonesia dalam acara internasional
E. Belajar dari kekayaan tradisi
• Adapun contoh sikap atas keragaman di Indonesia sebagai berikut:
1. Bersikap ramah
2. Bangga
3. Hindari sikap etnosentris
4. Menerapkan sikap primordialisme
5. Menjaga toleransi
6. Saling menghormati.

More Related Content

PPTX
PELANGGARAN HAK DAN PENGINGKARAN KEWAJIBAN
PPT
UUD 1945
PPTX
Harmoni Keberagaman Masyarakat Indonesia (1).pptx
PPTX
PKN SMP kelas 9 K13N BAB 4.pptx
PPTX
PPT.PKn-Kelas -X_ BAB 3-BHINEKA TUNGGAL IKA .pptx
PPTX
Hubungan pancasila dengan uud 45
PPTX
BAB 1 Perumusan dan Penetapan Pancasila Sebagai Dasar Negara
PPTX
803738925-Jati-Diri-Bangsa-Dan-Budaya-Nasional.pptx
PELANGGARAN HAK DAN PENGINGKARAN KEWAJIBAN
UUD 1945
Harmoni Keberagaman Masyarakat Indonesia (1).pptx
PKN SMP kelas 9 K13N BAB 4.pptx
PPT.PKn-Kelas -X_ BAB 3-BHINEKA TUNGGAL IKA .pptx
Hubungan pancasila dengan uud 45
BAB 1 Perumusan dan Penetapan Pancasila Sebagai Dasar Negara
803738925-Jati-Diri-Bangsa-Dan-Budaya-Nasional.pptx

What's hot (20)

PPTX
Materi BAB 3 Harmoni dalam keberagaman.pptx
PPTX
PPKn Kelas VII semester 2
PPTX
Pkn semester 2 kelas X - Dasar Negara, Konstitusi, Warga Negara
PPT
BAB II kelas 9.ppt
PPT
Pancasila sebagai dasar_negara__pandangan_hidup_bangsa
PPTX
Wilayah negara kesatuan republik indonesia
PPTX
PPT MASALAH KEBERAGAMAN & SOLUSI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
PDF
Wawasan Kebangsaan
PPTX
BAB 4 PPKN LEVEL 9.pptx
PPTX
Bab ii kedudukan dan fungsi uud nkri 1945 dalam sistem hukum nasional
PPTX
PPT Kelas 8 SMP Materi Melestarikan Budaya Nasional
PPTX
Menghargai Lingkungan dan Budaya Lokal.pptx
PDF
Bhinneka Tunggal Ika
PPTX
4 pilar kebangsaan
PPTX
Keberagaman dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika.pptx
PPTX
Pkn kelas 9 bab 2 upload
PPTX
Upaya Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
PPTX
POWER POINT NEGARA KESATUAN RI. 2024pptx
PPTX
PPT Kelompok 5 Unit 2 Kolaborasi Budaya.pptx
PPTX
Dinamika perwujudan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa
Materi BAB 3 Harmoni dalam keberagaman.pptx
PPKn Kelas VII semester 2
Pkn semester 2 kelas X - Dasar Negara, Konstitusi, Warga Negara
BAB II kelas 9.ppt
Pancasila sebagai dasar_negara__pandangan_hidup_bangsa
Wilayah negara kesatuan republik indonesia
PPT MASALAH KEBERAGAMAN & SOLUSI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
Wawasan Kebangsaan
BAB 4 PPKN LEVEL 9.pptx
Bab ii kedudukan dan fungsi uud nkri 1945 dalam sistem hukum nasional
PPT Kelas 8 SMP Materi Melestarikan Budaya Nasional
Menghargai Lingkungan dan Budaya Lokal.pptx
Bhinneka Tunggal Ika
4 pilar kebangsaan
Keberagaman dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika.pptx
Pkn kelas 9 bab 2 upload
Upaya Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
POWER POINT NEGARA KESATUAN RI. 2024pptx
PPT Kelompok 5 Unit 2 Kolaborasi Budaya.pptx
Dinamika perwujudan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa
Ad

Similar to PPT Pendidikan pancasila kelas SMAN.pptx (20)

PPTX
Bhineka Tunggal Ika Kelas Sepuluh X.pptx
DOCX
Makalah pancasila 16060484079
DOCX
Rangkuman Tema tujuh Kelas lima .docx
DOCX
IDENTITAS NASIONAL
DOCX
Materi identitas nasional
PPTX
Kwn bab3 kel9_akt2
PPTX
materi P5 keberagaman dengan isu isu sosial terkait keberagaman.pptx
PPTX
2A-PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA.pptx
DOCX
PANCASILA (Falsafah budaya bangsa)
PPTX
PPT Pancasila VIII Bab 5 - Jati Diri Bangsa dan Budaya Nasional.pptx
PPT
Pkn_22_April dua ribu dua puluh empat.ppt
PPTX
ppt.pptx
DOCX
makalah PKN
PPTX
ppt identitas nasional.pptx
PPTX
Pendidikan tentang Identitas Nasional Pert-3.pptx
PPTX
149_20230313040652_Identitas nasional.pptx
PPTX
PEMBELAJARAN PKN DI SD MODUL 4 ppkn.pptx
PPTX
Kelompok 2 identitas nasional
PPTX
identitas nasional sebagai warna negara indonesia
PPTX
KEBHINEKAAN DAY hghfsfaererhsaetree1.pptx
Bhineka Tunggal Ika Kelas Sepuluh X.pptx
Makalah pancasila 16060484079
Rangkuman Tema tujuh Kelas lima .docx
IDENTITAS NASIONAL
Materi identitas nasional
Kwn bab3 kel9_akt2
materi P5 keberagaman dengan isu isu sosial terkait keberagaman.pptx
2A-PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA.pptx
PANCASILA (Falsafah budaya bangsa)
PPT Pancasila VIII Bab 5 - Jati Diri Bangsa dan Budaya Nasional.pptx
Pkn_22_April dua ribu dua puluh empat.ppt
ppt.pptx
makalah PKN
ppt identitas nasional.pptx
Pendidikan tentang Identitas Nasional Pert-3.pptx
149_20230313040652_Identitas nasional.pptx
PEMBELAJARAN PKN DI SD MODUL 4 ppkn.pptx
Kelompok 2 identitas nasional
identitas nasional sebagai warna negara indonesia
KEBHINEKAAN DAY hghfsfaererhsaetree1.pptx
Ad

Recently uploaded (20)

PPTX
Ikrar Pamong dan Panca Prasetya KORPRI dan JUga Ikrar Bela Negara
PPTX
Paparan Pembelajaran Mendalam V2 (fix).pptx
PDF
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 Kurikulum Merdeka
PPT
Inkuiri Kolaboratif bagi guru di Satuan Pendidikan .ppt
PDF
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 1 Kurikulum Merdeka
PDF
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
PPTX
Merancang dan Mengelola PESAN dalam Komunikasi Pemasaran di Era Digital 4.0_W...
PDF
Buku Teks KSSM Sains Sukan Tingkatan Empat
PPTX
Bahan Ajar PAI 8 BAB 2 iman kepada kitab Allah.pptx
PDF
Laktasi dan Menyusui (MK Askeb Esensial Nifas, Neonatus, Bayi, Balita dan Ana...
PDF
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika.pdf
PPTX
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika.pptx
PDF
Modul Ajar Deep Learning Seni Rupa Kelas 6 Kurikulum Merdeka
PDF
MRT Tangguh, Indonesia Maju: Mewujudkan Transportasi Publik yang Aman, Nyaman...
PPTX
Keusahawanan dan Perniagaan Islam - Dr Mohd Adib Abd Muin 20 Ogos 2025.pptx
PDF
Konsep Dasar Nifas, Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah.pdf
PDF
2. ATP Fase F - PA. Islam (1)-halaman-1-digabungkan.pdf
PPTX
PDF_Penyelarasan_Visi,_Misi,_dan_Tujuan_
PDF
BukuKeterampilanMengajar-MNCPublishing2019.pdf
PDF
Modul Ajar Deep Learning Matematika Kelas 6 Kurikulum Merdeka
Ikrar Pamong dan Panca Prasetya KORPRI dan JUga Ikrar Bela Negara
Paparan Pembelajaran Mendalam V2 (fix).pptx
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 Kurikulum Merdeka
Inkuiri Kolaboratif bagi guru di Satuan Pendidikan .ppt
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 1 Kurikulum Merdeka
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
Merancang dan Mengelola PESAN dalam Komunikasi Pemasaran di Era Digital 4.0_W...
Buku Teks KSSM Sains Sukan Tingkatan Empat
Bahan Ajar PAI 8 BAB 2 iman kepada kitab Allah.pptx
Laktasi dan Menyusui (MK Askeb Esensial Nifas, Neonatus, Bayi, Balita dan Ana...
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika.pdf
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika.pptx
Modul Ajar Deep Learning Seni Rupa Kelas 6 Kurikulum Merdeka
MRT Tangguh, Indonesia Maju: Mewujudkan Transportasi Publik yang Aman, Nyaman...
Keusahawanan dan Perniagaan Islam - Dr Mohd Adib Abd Muin 20 Ogos 2025.pptx
Konsep Dasar Nifas, Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah.pdf
2. ATP Fase F - PA. Islam (1)-halaman-1-digabungkan.pdf
PDF_Penyelarasan_Visi,_Misi,_dan_Tujuan_
BukuKeterampilanMengajar-MNCPublishing2019.pdf
Modul Ajar Deep Learning Matematika Kelas 6 Kurikulum Merdeka

PPT Pendidikan pancasila kelas SMAN.pptx

  • 1. PENDIDIKAN PANCASILA Rangkuman Materi Bab III Anggota kelompok : • Jozseph Ebenezer Nawan • Yonathan Tahasak Berkat
  • 2. Bhineka Tunggal Ika adalah semboyan bangsa negara Republik Indonesia kalimat itu tercantum jelas pada Garuda Pancasila semboyan ini melambangkan persatuan bangsa Indonesia. Jika kata bhinneka tunggal Ika diterjemahkan kata demi kata maka kata bhinneka artinya "beraneka ragam" kata tunggal artinya "satu" dan arti ika artinya "itu" sehingga artinya "beraneka ragam itu satu“. Semboyan ini diperkirakan muncul pada zaman kerajaan Majapahit tepatnya pada abad ke-14. BAB III. BHINEKA TUNGGAL IKA
  • 3. A. Mengidentifikasi identitas individu dan identitas kelompok • Identitas individu adalah identitas atau jati diri yang dimiliki seseorang yang ia dapat sejak ia lahir maupun dari proses interaksi dengan yang lain. Identitas individu juga disebut dengan identitas pribadi • Identitas kelompok adalah upaya untuk mempertahankan dan memperkuat kelompok melalui karakteristik khusus atau lambang identitas baik dalam bentuk simbol, bahasa, budaya, dan yang lainnya
  • 4. 2. Faktor-faktor pembentuk identitas seseorang 1) Faktor biologis  berkaitan dengan keturunan/ warisan biologi  contoh: kondisi fisik seseorang 2) Faktor kebudayaan  berkaitan dengan adat, aturan-aturan, dan/ atau kebiasaan suatu masyarakat  masyarakat Tengger terkenal ramah, toleran, menjunjung tinggi nilai kebudayaan 3) Faktor pengalaman  berkaitan dengan suatu pembentukan yang berpengaruh terhadap kepribadian individu  pengalaman akan dikenang tergantung dari besar-kecil pengaruhnya terhadap individu 4) Faktor kelompok  berkaitan dengan komunitas atau perkumpulan  lingkungan kelompok berpotensi memberi pengaruh positif dan negatif dalam diri individu. 5) Faktor geografis  berkaitan dengan kondisi iklim, topografi, dan sumber daya alam  contoh: masyarakat yang hidup di daerah empat musim cenderung memiliki etos kerja yang tinggi, tertuma pada saat musim panas
  • 5. 3. Tipe identitas individu dan kelompok Berikut jenis identitas individu dan kelompok berdasarkan pembentukannya: 1) identitas individu yang alami  Mengacu pada ciri fisik/ biologis yang melekat pada individu  contoh: jenis kelamin, warna kulit dan rambut, tinggi dan berat badan, bentuk wajah, dan suara 2) identitas individu yang terbentuk secara sosial  identitas suatu individu dibentuk oleh interaksi sosial dan lingkungan sosial  contoh: peran dalam masyrakat, jabatan di pemerintahan, dan sebagainya 3) identitas kelompok yang alami  mengacu kepada ras, yaitu individu-individu yang menjadi anggota suatu kelompok dan memiliki ciri yang sama  contoh: ras Indian 4) identitas individu yang terbentuk secara sosial  identitas individu-individu yang terbentuk karena interaksi dengan suatu komunitas  contoh: organisasi peserta didik di sekolah
  • 6. 4. Pancasila sebagai identitas Bangsa Indonesia • Pancasila tidak terlahir dengan seketika pada tahun 1945, tetapi membutuhkan proses penemuan yang lama, dengan dilandasi oleh perjuangan bangsa dan berasal dari gagasan dan kepribadian bangsa Indonesia sendiri. Pidato Soekarno berjudul "Pancasila" pada sidang BPUPK tanggal 1 Juni 1945 menjadi cikal bakal lahirnya Pancasila. • Pancasila sebagai identitas bangsa Indonesia, yaitu Pancasila sebagai kepribadian yang dapat mendorong bangsa Indonesia agar tetap berjalan sesuai jalurnya, tetapi tidak melawan arus globalisasi. Kita harus menjadi bangsa yang lebih cermat dan bijak dalam menjalani dan menghadapi tantangan juga peluang yang ada.
  • 7. B. Mengenali, menyadari, dan menghargai keragaman identitas 1. Mengenali keragaman identitas • Sebagai makhluk sosial, ciri yang melekat pada manusia adalah keinginan untuk melakukan interaksi satu dengan yang lainnya. Interaksi berarti hubungan timbal balik yang dilakukan, baik antar individu, antar kelompok, maupun individu dengan kelompok 2. Menyadari keragaman identitas • Sebagaimana para pendiri bangsa yang menyadari bahwa Indonesia adalah negara dengan keragaman budaya, agama, etnis, suku, dan bahasa, kita sebagai generasi muda penerus bangsa juga harus memiliki kesadaran tentang kebinekaan. Kesadaran tentang kebhinekaan harus dilanjutkan dengan maksud untuk mengenali yang lain. Berkenalan dengan identitas lain di luar dirinya merupakan cara terbaik ketika kita hidup dengan mereka yang berbeda.
  • 8. 3. Menghargai keragaman identitas Indonesia memiliki dua identitas yaitu identitas primordial dan identitas nasional A). Identitas primordial Identitas primordial adalah suatu sikap memegang teguh hal-hal yang dibawa sejak kecil baik tradisi, adat, kepercayaan, maupun segala sesuatu yang ada di lingkungan. Primordialisme dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu sebagai berikut : * Primordialisme kedaerahan * Primordialisme suku * Primordialisme agama Adanya sikap primordialisme akan menimbulkan berbagai dampak baik positif maupun negatif, salah satu dampak positif pro primordialisme adalah yaitu mempertinggi semangat patriotisme dan menciptakan kesetiaan terhadap negara. Sedangkan dampak negatif periodilisme salah satunya adalah menimbulkan terjadinya konflik antara kebudayaan suku-suku bangsa. b. Identitas nasional Berikut macam-macam bentuk identitas nasional Indonesia: 1). Bendera merah putih 2). Bahasa Indonesia 3). Lambang Garuda Pancasila 4). Lagu Indonesia Raya 5). UUD negara Republik Indonesia tahun 1945 6). Semboyan bhinneka tunggal Ika 7). Kebudayaan daerah
  • 9. C. Kolaborasi Antar Budaya Indonesia 1. Budaya Indonesia  Negara Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki banyak kebudayaan. Setiap daerah yang ada di Indonesia memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Budaya Indonesia adalah seluruh kebudayaan nasional, kebudayaan lokal, maupun kebudayaan asal asing yang telah ada di Indonesia sebelum indonesia merdeka pada tahun 1945. Budaya Indonesia memiliki beragam suku bangsa dan budaya yang beragam, seperti tarian daerah, pakaian adat, dan rumah adat. 2. Bentuk-bentuk budaya Indonesia.  Budaya yang ada di Indonesia dibagi menjadi dua macam yaitu budaya daerah dan budaya nasional.  Budaya daerah adalah budaya asli suatu wilayah atau kelompok masyarakat itu sendiri budaya daerah bisa diartikan sebagai ciri khas sebuah kelompok masyarakat dalam berinteraksi dan berperilaku di lingkungannya  Budaya nasional adalah gabungan dari budaya daerah yang ada di negara tersebut maksudnya, budaya daerah yang mengalami asimilasi dan akulturasi dengan daerah lain di suatu negara akan terus tumbuh dan berkembang menjadi kebiasaan-kebiasaan dari negara tersebut. Bentuk budaya nasional di Indonesia adalah sebagai berikut a). Bahasa Indonesia  termasuk kebudayaan nasional karena menggambarkan kepribadian bangsa Indonesia  Berasal dari bahasa Melayu b). Gotong royong  menjadi ciri khas karena terdapat di semua daerah dan suku di Indonesia  Salah satu budaya yang mendasari pembentukan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia c). Musyawarah  kegiatan diskusi untuk mencapai kesepakatan bersama (mufakat)  Telah digunakan sejak zaman kolonial oleh semua suku di Indonesia, mulai dari tingkat keluarga hingga negara d). Wayang  berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Pulau Jawa khususnya  Lakon wayang kerap kali menggambarkan proses sosial dan interaksi sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat.. e). Batik  kain dengan motif khas dari Indonesia  Setiap daerah memiliki corak yang khas dan berbeda-beda dengan nilai filosofi yang tinggi  Sejak tahun 2008, batik ditetapkan sebagai budaya takbenda warisan manusia oleh UNESCO
  • 10. Kebudayaan daerah tecermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat di seluruh daerah di Indonesia. Setiap daerah memiliki ciri khas kebudayaan yang berbeda. Berikut ini beberapa kebudayaan Indonesia berdasarkan jenisnya : 1. Upacara  bentuk upaya manusia agar dapat berhubungan dengan arwah atau roh para leluhur dan bentuk kesanggupan masyarakat sekitar untuk menyelaraskan diri akan alam dan lingkungan luas  upacara adat dirasa mempunyai nilai filosofis dan kekuatan tersendiri oleh sebagian masyarakat setempat  contoh : upacara adat Tabuik 2. Rumah adat  sebuah bangunan atau konstruksi yang sengaja dibangun dan dibuat sama persis dari tiap-tiap generasinya, tanpa adanya modifikasi  Contoh: rumah gadang, rumah joglo, rumah honai, dan rumah limas 3. Kesenian tradisional  Contoh: Wayang Kulit, Lenong Betawi, Dan Tari Jaipong 4. Pakaian adat  Umumnya dipakai saat berlangsungnya proses upacara adat  contoh: Baku bodo, kain ulos, Ulee baalang, serta Jawi jangkep dan kebaya 5. Makanan  Hampir seluruh masakan Indonesia kaya dengan bumbu berasal dari rempah-rempah, seperti kemiri, cabai, temu kunci, lengkuas, jahe, kencur, kunyit, kelapa, dan gula aren  Sebagai contoh, beras yang diolah menjadi nasi putih, ketupat atau lontong (beras yang dikukus) sebagai makanan pokok bagi mayoritas penduduk Indonesia  Contoh hidangan Indonesia khas Sunda, yaitu ikan bakar, nasi timbel (nasi dibungkus daun pisang), ayam goreng, sambal, tempe dan tahu goreng, dan sayur asem; semangkuk air dengan jeruk nipis sebagai kobokan 6. Lagu daerah  semacam lantunan yang dinyanyikan oleh masyarakat suatu daerah atau bisa dikatakan menyerupai lagu kebangsaan yang sifatnya “kedaerahan”  Contoh: Suwe Ora Jamu (Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta), Bungong Jeumpa (Aceh), dan Ampar-Ampar Pisang (Kalimantan Selatan 7. Musik  Identitas musik Indonesia mulai terbentuk ketika budaya zaman Perunggu bermigrasi ke Nusantara pada abad ke-3 dan ke-2 SM  Musik- musik suku tradisional Indonesia umumnya menggunakan instrumen perkusi, terutama gendang dan gong  Beberapa berkembang menjadi musik yang rumit dan berbeda- beda, seperti alat musik petik sasando dari Pulau Rote, angklung dari Jawa Barat, dan musik orkestra gamelan yang kompleks dari Jawa dan Bali. Seni sastra 8. Seni Sastra Indonesia  Istilah "Indonesia" mempunyai arti yang saling melengkapi, terutama dalam cakupan geografi dan sejarah politik di wilayah tersebut  Sastra Indonesia dapat merujuk pada sastra yang dibuat di wilayah Kepulauan Indonesia  Sering juga secara luas dirujuk pada sastra yang bahasa akarnya berdasarkan bahasa Melayu (bahasa Indonesia adalah satu turunannya
  • 11. 3. Kolaborasi budaya Indonesia Kolaborasi merupakan sebuah kerjasama yang dilakukan, baik individu maupun kelompok. Mereka yang terlibat dalam kerja sama itu mendasarkan dirinya pada nilai yang disepakati dan keinginan untuk menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang budaya, tidak menghalangi untuk bekerja sama. Dengan semangat kolaboratif, jati diri yang berbeda itu bisa bersatu menciptakan prakarya kebudayaan. Karena bersifat kolaborasi, identitas- identitas yang ada di dalamnya tidak kehilangan jati dirinya. Berbagai macam budaya yang ditampilkan pada satu acara merupakan bentuk upaya membangun semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam hal ini, walaupun berbeda-beda, namun tetap satu Indonesia. Contoh kolaborasi antar budaya di Indonesia adalah pentas kolaborasi 3 seni 1 panggung, Yaitu seni kolaborasi yang memadukan antara seni wayang kulit, wayang orang, dan ketoprak, di halaman ayahanda Bupati Kendal, Irjen pol (Purn) Drs. H. Zainal Abidin Ishak, S.H.
  • 12. 4. Dampak keragaman budaya di Indonesia a. Dampak positif 1. Keragaman dapat menciptakan integritas dan persatuan nasional 2. Meningkatkan toleransi dan keharmonisan sosial b. Dampak negatif 1. Jika tak dirawat dengan baik keragaman dapat menyebabkan konflik dalam masyarakat 2. Munculnya sikap etnosentrisme yaitu suatu pandangan yang menganggap bahwa suku bangsanya sendiri lebih unggul dibandingkan dengan suku yang lainnya
  • 13. D. Pertukaran budaya di pentas global 1. Mengenali kearifan lokal masyarakat Indonesia Pandangan hidup suatu masyarakat nilai yang tertentu mengenai lingkungan alam tempat mereka tinggal. Kearifan lokal memiliki ciri-ciri itu diantaranya sebagai berikut 1. Mampu bertahan di tengah gempuran bayar luar yang semakin masif 2. Sebagai petuah, kepercayaan sastra,dan pantangan 3. Bermakna sosial, misalnya, upacara integritas komunal atau kekerabatan pada upacara pertanian 4. Mempunyai kemampuan penggabungan atau pembauran terhadap unsur budaya luar ke dalam budaya asli 5. Bermakna etika dan moral, misalnya dalam upacara ngaben dan selamatan roh Dan berikut contoh-contoh kearifan lokal di masyarakat Indonesia 1. Pasola di Nusa tenggara Timur  tradisi berupa adu ketangkasan menunggangi kuda dan lembing 2. Lompat batu Nias  tradisi melompati tumpukan batu setinggi dua meter oleh seorang laki laki suku Nias 3. Makare-pare di Bali  pertunjukan perang menggunakan daun pandan yang penuh dengan duri serta perisai rotan 4. Selamatan  tradisi doa bersama yang dipanjatkan kepada Sang Pencipta 5. Tradisi ngejot  tradisi memberi makanan kepada para tetangga sebagai wujud terima kasih 6. Tradisi bakar batu  tradisi masak menggunakan media batu yang dibakar sampai membara
  • 14. 2. Mengenali kearifan masyarakat dunia Berbagai negara di dunia tentu memiliki budaya dan tradisi yang dibentuk dan diwariskan secara turun-temurun. Seluruh tradisi dan adat istiadat yang ada membawa keunikan terseridiri dan menjadikannya sebagai ciri khas dari sebuah masyarakat. Berikut contoh kearifan masyarakat dunia : 1. Festival Thaipusam Suku Tamil 2. Matsuri dan Hanami, Jepang 3. La Tomatina, Spanyol 4. Lantern Floating, Hawaii 5. Cheese Rolling Race
  • 15. 3. Upaya mempromosikan budaya bangsa kepada dunia 1. Mengenalkan budaya bangsa ke kancah internasional melalui jejaring sosial dengan mengunggah foto atau video di media sosial. 2. Mengenalkan adat istiadat dan budaya kepada dunia internasional melalui program pertukaran pelajar 3. Negara mengadakan kerjasama pertukaran budaya dengan negara lain 4. Mengenakan busana asli Indonesia dalam acara internasional
  • 16. E. Belajar dari kekayaan tradisi • Adapun contoh sikap atas keragaman di Indonesia sebagai berikut: 1. Bersikap ramah 2. Bangga 3. Hindari sikap etnosentris 4. Menerapkan sikap primordialisme 5. Menjaga toleransi 6. Saling menghormati.

Editor's Notes

  • #5: Faktor Biologi : ....