3. YTP 400/BR Melaksanakan operasi lawan insurjen
(separatis) mulai 110700 OKT 202E selama 6 bulan
di wilayah PUNCAK JAYA KOMPLEKS (GT 68-84, GD
84- 03), Menghentikan lingkaran kekerasan
bersenjata, mengungkap jaring klandestin,
menangkap tokoh yang berpengaruh, merebut
pikiran dan hati rakyat, Melumpuhkan dan
menghancurkan insurjen ( separatis) dalam
sektor, Beralih ke operasi selanjutnya atas
perintah dalam rangka Operasi Penindakan
KOGASGAB PAPUA.
3
TUGAS
4. 1. Iklim di daerah PAPUA pada umumnya berada di Kawasan Tropis dmana pada musim hujan terjadi pada bulan
Januari s.d. Oktober, sedangkan untuk musim kemarau terjadi antara bulan November s.d. Desember, pada
musim ini penyinaran matahari tertinggi 100% dan terendah 50% (rata-rata 75 %).
2. Cuaca.
(1) Suhu. Pada musim hujan suhu terendah 9°C dan suhu tertinggi 32°C. Pada malam hari dan kelembaban
udara rata- rata 83,7 %.
(2) Angin. Pada bulan Oktober s.d April angin berhembus dari arah Barat dengan kecepatan antara 6 –
9 Mil/Jam, Pada bulan Mei s.d September angin berhembus dari arah Timur dengan kecepatan antara 6-19
Mil/Jam.
INFORMASI INTELIJEN
4
Daerah Operasi
5. (3) Cahaya. Rata-rata Matahari terbit sekitar pukul 06.05 WIT dan terbenam sekitar
pukul 18.25 WIT.
(4) Endapan. Awan tebal terjadi karena keadaan geografinya yang umumnya
bergunung-gunung sehingga sering timbul mendung. Pada saat musim hujan,
sebagian besar wilayah Kabupaten PUNCAK JAYA berawan dan disertai hujan gerimis
hingga awan gelap yang diikuti hujan lebat. Pada saat musim Kemarau, wilayah
Kabupaten PUNCAK JAYA cukup terik tetapi di beberapa daerah terkadang berawan.
INFORMASI INTELIJEN
5
Cuaca.
6. INFORMASI INTELIJEN
6
1. Topografi: 95% wilayah berupa pegunungan terjal berbatu dan berbukit, hanya sekitar 5% berupa dataran rendah (Distrik Fawi dan Torere). Vegetasi
lebat di utara menguntungkan jika dikuasai.
2. Lapangan Tembak/Tinjau:
• Bagian selatan cocok untuk pendaratan dan tembakan karena berupa dataran pertanian.
• Bagian utara kurang ideal karena banyak perbukitan dan dataran tinggi.
3. Lindung Tembak/Tinjau:
• Daerah utara berbukit dan berhutan, ideal sebagai perlindungan dan tempat observasi.
• Daerah selatan lebih terbuka, dimanfaatkan untuk pertanian dan pemukiman.
4. Jalan Pendekat:
• Jalur utara-selatan vital bagi logistik dan ekonomi.
• Tersedia jaringan jalan kelas II & III yang bisa dilewati kendaraan berat, tetapi infrastruktur (jalan & jembatan) masih terbatas.
5. Rintangan:
• Utara sulit dilalui kendaraan berat atau infanteri.
• Selatan relatif lebih mudah diakses.
• Sungai-sungai dari utara ke selatan merupakan rintangan alami, namun sebagian sudah dilengkapi jembatan.
Medan.
7. INFORMASI INTELIJEN
7
Karakteristik Lainnya
1. Ideologi: Pancasila dipahami dan didukung dengan baik oleh masyarakat melalui pembinaan tokoh masyarakat, agama, dan
aparat hingga tingkat desa.
2. Politik: Situasi politik stabil dan kondusif. Lembaga legislatif daerah cukup dinamis serta mampu menyalurkan aspirasi
masyarakat meski ada perbedaan pandangan internal. Wilayah mencakup 2 kabupaten, 26 kecamatan, dan 302 desa.
3. Ekonomi: Kebutuhan pokok masyarakat tersedia dan distribusi lancar. Terdapat koperasi di tiap kecamatan, meskipun
manajemen dan fungsinya masih perlu pembinaan.
4. Sosial Budaya:
• Pendidikan: Sarana memadai, namun akses di daerah terpencil masih sulit. Ketersediaan tenaga pendidik cukup baik dan
berkontribusi pada peningkatan nasionalisme dan akhlak.
• Agama: Toleransi antarumat beragama baik, meskipun masih ada kelompok kecil dengan ajaran menyimpang.
• Kesehatan: Kesadaran hidup sehat masyarakat masih rendah.
5. Hankam: Kesadaran bela negara tinggi, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) cukup terkendali berkat
partisipasi warga.
8. INFORMASI INTELIJEN
8
Lawan yang dihadapi adalah kelompok Insurjen yang
menamakan dirinya sebagai OPM, kelompok insurjen ini
juga disebut KKB, (Kelompok Kriminal Bersenjata) dimana
kelompok ini sering melaksanakan aksi perlawanan
terhadap apparat keamanan TNI dan POLRI dengan cara
menyerang POS-POS depan yang berada diwilayah
PUNCAK JAYA DENGAN SEKITARAN KOMPLEK ( GT 68-84,
GD 84-03)
10. Kekuatan YTP 400/BR sesuai TOP dengan jumlah 747 orang terdiri dari:
a) KIMA : 165 Orang
b) KIPAN A : 135 Orang
c) KIPAN B : 135 Orang
d) KIPAN C : 135 Orang
e) KIBANT : 177 Orang
Kekuatan Siap Ops YTP 400/BR adalah 95 % TOP dengan jumlah 710 orang
yang terdiri dari :
a) KIMA : 157 Orang
b) KIPAN A : 128 Orang
c) KIPAN B : 128 Orang
d) KIPAN C : 128 Orang
e) KIBANT : 169 Orang
10
PERSONEL
PENYIAPAN SATUAN
14. Rencanakan dan siapkan pemindahan pasukan dari
kedudukan sekarang menuju Basis Operasi Depan
di MULIA KV.3288, mulai 060700 OKT 202E dan selesai
sebelum 100700 OKT 202E, dengan rute KURULU –
BOLAGME – POGA - TOLIKARA - KARUBAGA – KANGGIME -
MULIA KV.3288
RENCANA PERGERAKAN SATUAN
14
15. 6. PENEKANAN KOMANDAN
15
a. Tujuan Operasi. Mendukung operasi KOGASGAB PAPUA dalam rangka mengatasi
gerakan separatis bersenjata serta paham separatisme yang ingin memisahkan diri dari NKRI
serta mewujudkan keberpihakan dan kesadaran rakyat di wilayah PAPUA.
b. Kondisi Akhir:
1) Lawan. Lawan dapat dihancurkan di GN GAME (GT 73-75 GD 93-97) sebagai
daerah penghancuran yang dipersiapkan.
2) Medan. Merebut dan menguasai medan GN GAME (GT 73-75 GD 93-97).
3) Masyarakat. Mengembalikan keamanan masyarakat dan stabilitas Pemerintahan
dari pengaruh OPM.
c. Lain – lain.
Laporkan setiap perkembangan situasi yang dapat berpengaruh terhadap jalannya
perencanaan dan pelaksanaan operasi setiap saat.