3. Powerful : Speaker
Hal yang dibutuhkan sebagai pembicara:
1. Building Appearance (Penampilan)
2. Personality of Interest (Kepribadian
menarik)
3. Self Confidence (Percaya Diri)
4. Motivation (Motivasi)
5. Credibility (Kredibilitas)
6. Delivery or speaking style (Cara/gaya
menyampaikan)
4. Pesan yang disampaikan baik secara
verbal maupun Non verbal.
Secara verbal dibagi dalam 3 elemen
dasar:
• Content
• Style
• Structure
Powerful : Message
5. Content (Judul/ tema)
isi dari presentasi
Style (Gaya/ cara menyampaikan)
Gaya dapat disampaikan dengan
berbagai variasi
Structure
Let’s look at each of these element
6. Structure terdiri dari :
1. The introduction/ Pendahuluan :
Kalimat-kalimat Pembuka seperti ucapan Salam, penghormatan,
puji-pujian, ucapan terima kasih, tujuan berbicara dan berbicara
sesuai tema yang akan dibicarakan.
2. The body / Isi ( Major point ):
Penjelasan masalah sebenarnya points which
support your main message.
3. The conclusion:
Bagian penutup berisi Rangkuman, permintaan/
permohonan, tuntutan, tindakan konkret yang
harus dijalankan, pelaksanaan, harapan dll.
7. Sebagai seorang pembicara harus bisa menganalisa
pendengarnya yang berhubungan :
• Age ( Umur )
• Sex ( Jenis kelamin )
• Marital status ( Status )
• Race ( Ras/ Suku )
• Geographic location ( Tempat )
• Group membership (Instansi,Organisasi dll)
• Education ( Pendidikan )
• Career ( Jabatan, Profesional dll )
Powerful : Audience
8. 1. Pada saat kita berkomunikasi dengan audiens kita
akan menggunakan beberapa channel.
Powerful : Channel
10. “feedback” atau umpan balik
adalah respon, tanggapan,
reaksi atau pertanyaan
dari audience atau
pendengar
Powerful : Feedback
11. INTERNAL NOISE
Jika pembicara bingung atau tidak
jelas apa yang ingin di ekspresikan
dan tidak tahu atau salah
menganalisa audience.
EXTERNAL NOISE
Gangguan yang dari luar seperti
misalnya : orang yang berbicara,
temperatur yang sangat panas/sangat
dingin, kurangnya peralatan, ventlasi
yang kurang baik, kurang terang dsb.
Powerful : Noise
12. Aturlah tempat presentasi dan fasilitas
yang tersedia seefektif mungkin sehingga
presentasi yang akan dibawakan akan lebih
efektif dan efisien. Persiapkanlah semua
fasilitas yang akan digunakan sebelum
berbicara.
Powerful : Setting
13. 1. Menyampaikan dengan penuh percaya diri
2. Berikan penghargaan yang tulus kepada audience
3. Jika memungkinkan, sebutlah nama beberapa hadirin
4. Rendah, jangan tinggi hati
5. Sebut “kita” bukan “anda”
6. Jangan bicara dengan muka ditekuk, atau nada mencela
(tersenyumlah)
TIPS AGAR AUDIENCE
MENYUKAI ANDA
14. 7. Bicarakan hal-hal yang menarik bagi audience
8. Nikmatilh public speaking anda
9. Jangan minta maaf
10.Sentuh emosi lembut pendengar
11.Membuka diri bagi kritik dan tidak gampang tersinggung
12.Mengekspresikan, BUKAN mengesankan
TIPS AGAR AUDIENCE
MENYUKAI ANDA
15. 1. Tolaklah topik yang tidak termasuk dengan bidang
keahlian anda
2. Bila topik berhubungan dengan keahlian anda tapi
bersinggungan dengan bidang lain yang bersifat
teknis, lakukanlah tandem (terjun bersama-sama)
dengan orang lain yang anda anggap ahli
3. Topik yang baik harus relevan dengan kebutuhan
audience
4. Jika diminta memberikan wawasan praktis tanpa
perlu memberikan warna teoritis, artinya biarkan diri
anda bercerita dari pengalaman pribadi.
TIPS MEMILIH TOPIK
18. Opening
FIRST IMPRESSION
Menyajikan Presentasi yang Memukau
EYE
CONTACT
Kontak mata yang baik akan
membuka komunikasi antara
pembicara dan audiens, sehingga
presentasi menjadi lebih
personal dan santai.
Buatlah kontak mata sekitar 1 – 3 detik
dengan setiap audiens
19. Opening
FIRST IMPRESSION
Menyajikan Presentasi yang Memukau
BODY LANGUAGE
Tetaplah tersenyum walaupun
Anda merasakan banyak
tekanan saat presentasi.
Karena dengan tersenyum,
Anda akan merasa
lebih tenang!
20. FUN
Buatlah presentasi menjadi
lebih menaraik, karena
setelah 10 menit otak
manusia akan lelah.
Opening
FIRST IMPRESSION
Menyajikan Presentasi yang Memukau
Create some fun!
Gunakan humor untuk
mencairkan suasana
22. Menyajikan Presentasi yang Memukau
Performing
3 hal penting untuk membuat presentasi
Anda menjadi menarik, yaitu:
STORYTELLING
MANAGING SITUATION
HANDLING Q & A
23. All good stories have conflict at their heart – they show people resolving challenges, both externally
(putting the world to rights) and internally (facing up to and overcoming their weaknesses).
Tiga hal yang bisa
membuat storytelling
lebih menarik:
Menyajikan Presentasi yang Memukau
Performing
STORYTELLING
Buat statement
yang menarik
Ungkapkan fakta
yang menarik
Ajukan
pertanyaan
24. What Doesn’t Kill You
Makes You Stronger!
--Friedrich Nietzsche-
Anda dapat menyampai
kan fakta- fakta yang
menarik dengan teknik
bertanya:
“Tahukah Anda?”
QUESTION:
Tahukah Anda?
Apa bintang terdekat
dari Bumi?
Menyajikan Presentasi yang Memukau
Performing
STORYTELLING
Buat statement
yang menarik
Ungkapkan fakta
yang menarik
Ajukan
pertanyaan
25. Menyajikan Presentasi yang Memukau
Performing
MANAGING SITUATION
dalam managing
situation:
“If you are in a bad situation,
don’t worry it’ll change. If you’re
in a good situation, don’t worry
it’ll change”
-John A. Simone Sr.-
Read Their
Body Language
Point yang harus
diperhatikan Demonstration
Controlling Attention
26. Bahasa tubuh audiens dapat me
nggambarkan apa yang sedang t
erjadi dalam pikiran mereka.
Demonstrasi menunjukkan cara kerja atau
manfaat praktis secara langsung kepada
audiens
• Berhenti bicara, lebih banyak bergerak dan jangan terpaku pa
da satu posisi
• Tanyakan sesuatu pada audiens, sehingga mereka
rlibat dalam presentasi anda
• Berikan waktu break, terutama jika presentasi lebih dari
kembali te
2 jam
Menyajikan Presentasi yang Memukau
Performing
STORYTELLING
Read Their
Body Language
Demonstration
Controlling Attention
27. Menyajikan Presentasi yang Memukau
Performing
Handling Questions and Answer
Don’t answer
they didn’t ask
Jangan memberikan penjelasan tentang hal-hal yang tidak ditanyakan.
Hal ini akan membuat anda kehilangan fokus pada pokok permasalahan.
Verifying
Ulangi kembali pertanyaan yang diajukan untuk memastikan anda mendengar
dengan baik dan mengerti apa yang ditanyakan.
Think before
answering
Pikirkan kata-kata yang tepat sebelum anda menjawab! Jika perlu, libatkan
dulu audiens lain untuk menjawabnya, lalu anda buat kesimpulannya.
28. Frigtht Find Self Confidence Expert
(Kiat Meningkatkan Percaya Diri)
29. Kesadaran akan kekuatan dan kemampuan diri sendiri
Suatu keyakinan terhadap diri sendiri bahwa “sesuatu
” dapat diatasi/dicapai dengan tenang.
Apa Itu Kepercayaan Diri/ Self Confidence?
30. • Persoalan Diri Sendiri Alias Tidak
PD Takut, Cemas, Khawatir, Gelisah,
Gugup, Keringat Dingin, Canggung,
Perasaan Tidak Mampu, dll
• Kurang Kuat Motivasi
Problem Utama Ketidakpercayaan Diri
31. Mengapa
Anda
Tidak
PD?
✓ Takut salah
✓ Karena berdiri terpisah dan menjadi pusat
perhatian, merasa diri diamati gerak-gerik
dan ucapan, meskipun sebenarnya audiens
tidak menyadarinya
✓ Tidak menguasai materi
✓ Belum terbiasa
✓ dll
32. • Konsep diri
• Fisik
• Pengetahuan
• Keterampilan
• Kepribadian
• Interaksi Sosial
• Pengalaman hidup
• Dsb
Faktor Yang Mempengaruhi PD
33. • Karena tidak percaya diri
• Tidak menguasai materi
• Kurang persiapan
• Berkonsep diri negatif
(tidak objektif menilai dirinya sendiri)
• Kurang pengetahuan, keterampilan,
attitude & kurang berpengalaman
APA PENYEBABNYA ?
34. KENAPA ANDA TAKUT ?
• Tidak mau dipermalukan
• Bagaimana nanti jika aku gemetaran
(tangan dan suara saya)
• Bagaimana jika lupa apa yang harus
disampaikan?
• Bagaimana jika audiens berbisik , bercerita
tentang kebodohan publik speaking saya,
berteriak menghina saya?
• Bagaimana jika ada yang bertanya saya
tidak bisa jawab dsb.
35. KENAPA ANDA GUGUP ?
1. Saya sendiri dan mereka banyak
(Audiens)
2. Saya terpisah dari kelompok
3. Saya di depan/ diatas podium sendirian,
mereka duduk dibawah podium.
4. Setiap gerak-gerik tubuh saya menjadi
perhatian
36. 1. Berterus terang dengan diri anda
Katakan saja kalau anda
gugup, gemetar dan grogi. Berterus-
terang akan menjadi awal yang baik
dalam menumbuhkan interaksi yang
hangat dengan audiens.
MENGINSTAL NYALI
37. 2. Persiapan Perlu
dari kita ketakutan
Kebanyakan
berbicara karena merasa tidak siap.
Jadi, maksimalkan kesiapan
berusaha menguasai
dengan
materi
pembicaraan anda. Kesiapan juga bisa
dihadirkan dengan menumbuhkan
prinsip “Saya pasti bisa!”
38. 3. Hilangkan Ketegangan, Ubah Jadi Tenang
Jika ketegangan itu hilang maka anda
akan menjadi rileks.
Ketegangan bisa dihilangkan dengan
mengatur napas anda.