2. Apa Itu Growth
Mindset?
Growth mindset adalah keyakinan bahwa
kemampuan dan kecerdasan bisa dikembangkan
melalui usaha, latihan, dan pengalaman.
Konsep penting: "Kita bisa menjadi lebih baik
dengan berusaha dan tidak mudah menyerah."
3. Growth Mindset vs.
Fixed Mindset
Growth Mindset: "Aku bisa
belajar dari kesalahan dan
semakin baik."
Fixed Mindset: "Aku tidak
pintar dalam hal ini, jadi
aku menyerah."
4. Mengapa
Penting?
Membantu anak untuk tidak
takut gagal.
Mendorong anak untuk terus
berusaha dan percaya pada
kemampuan mereka.
Anak menjadi lebih gigih dan
pantang menyerah saat
menghadapi kesulitan.
5. Cara
Menjelaskan
Metafora sederhana: Otak adalah
seperti otot, semakin banyak dilatih,
semakin kuat.
Gunakan bahasa yang mudah
dipahami: "Semakin kamu belajar,
semakin kamu pintar!"
6. Membentuk
Growth
Mindset
Fokus pada usaha, bukan hasil.
Contoh: "Kamu bekerja keras sekali
untuk ini!" bukan "Kamu memang
pintar."
Ajarkan anak bahwa kegagalan adalah
bagian dari belajar, bukan akhir dari
segalanya.
7. Tantangan vs
Kesalahan
Ajarkan anak untuk
melihat tantangan
sebagai
kesempatan untuk
belajar.
Contoh: Ajak anak
untuk mencoba lagi
setelah gagal, dan
diskusikan apa yang
bisa dipelajari dari
situ.
"Kesalahan itu
bagus, karena itu
artinya kamu
sedang belajar."
8. Tujuan yang
Dapat
Dicapai
Bantu anak untuk menetapkan tujuan
kecil yang dapat dicapai.
Ajak anak untuk fokus pada langkah-
langkah proses belajar, bukan hanya
hasil akhirnya.
9. Kepercayaan
Diri
Ajarkan anak bahwa belajar adalah
perjalanan, dan kepercayaan diri tumbuh
dengan usaha.
Ceritakan kisah sukses tentang orang
yang berhasil karena ketekunan mereka,
seperti atlet atau penemu.
10. Umpan Balik
Umpan balik positif: Fokus pada apa yang
sudah dicoba oleh anak dan bagaimana
mereka bisa meningkatkan kemampuan
mereka.
Contoh: "Kamu sudah mulai bagus di sini,
sekarang kita coba cara lain untuk lebih
baik lagi."