KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat Rahmat dan
Hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “”
Adapun harapan kami kepada para pembaca atau semua kalangan yang telah membaca
makalah ini yaitu dapat menambah wawasan / pengetahuan dalam kehidurpan sehari-hari
Namun kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan yang
disebabkan karena masih miliki. Oleh karena itu, kami mengharapkan partisipasi dalam
penyempurnaannya dengan memberikan saran & kritik agar makalah ini dapat lebih terkonsep dengan
baik.
Kami sangat mengharapkan makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak. Kritik &
saran anda sangat kami harapkan dalam penyempurnaan makalah ini.
Sekian & terima kasih.

Raha, november 2011
TUGAS

:ILMU KOMPUTER

DOSEN

:AMSIR S,KOM

DOKUMENTASI KEPERAWATAN
BERBASIS KOMPUTER

OLEH:
NAMA

:LISNA WATI

NIM

:IO.IO.776

TINGKAT :11A

AKDEMI KEPERAWATAN
PEMERINTAH KABUPATEN MUNA
2011
BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar belakang

Keperawatan adalah suatu bentuk pelayanan profesional yang merupakan bagian
integral dari pelayanan kesehatan yang didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan, berbentuk
pelayanan bio-psiko-sosial-spiritual yang komprehensif serta ditujukan kepada individu,
keluarga dan masyarakat baik sakit maupun sehat secara berkualitas (Kozier, 1995). Tenaga
perawat sebagai salah satu tenaga yang mempunyai kontribusi besar bagi pelayanan kesehatan,
mempunyai peranan penting untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.. Dalam upaya
meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, seorang perawat harus mampu melaksanakan asuhan
keperawatan sesuai standar, yaitu dari mulai pengkajian sampai dengan evaluasi dan yang
sangat penting adalah disertai dengan sistem pendokumentasian yang baik.
Dokumentasi keperawatan adalah bagian yang penting dari dokumentasi
Namun pada

realitanya dilapangan, asuhan

keperawatan

klinis.

yang dilakukan masih bersifat

manual dan konvensional, belum disertai dengan sistem /perangkat tekhonolgi yang memadai.
Contohnya dalam hal pendokumentasian asuhan keperawatan masih manual, sehingga perawat
mempunyai potensi yang besar terhadap proses terjadinya kelalaian dalam praktek.
Dengan adanya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, maka sangat
dimungkinkan bagi perawat untuk memiliki sistem pendokumentasian asuhan yang lebih
canggih

dengan memanfaatkan perkembangan tehnologi informasi. Pendokumentasian
keperawatan dengan menggunakan

komputer diharapkan akan membantu meningkatkan

dokumentasi keperawatan yang berkwalitas.
Dunia keperawatan di Indonesia terus berkembang, seiring dengan meningkatnya strata
pendidikan keperawatan di Indonesia, disamping akses informasi yang sangat cepat di seluruh
dunia. Hal itu membawa efek pada kemajuan yang cukup berarti di keperawatan, termasuk
dalam dokumentasi proses keperawatan. Dari yang sebelumnya manual, bergeser kearah
komputerisasi. Bahkan dalam perkembangannya, computer bukan hanya membantu dalam
dokumentasi proses keperawatan, tapi pemanfaatannya sampai pada kepentingan manajemen
rumah sakit, dimana aktifitas perawatan dapat termonitor dalam sebuah data base rumah sakit.

B.TUJUAN
Tujuan Umum
Dalam pembuatan makalah ini saya bertujuan untuk merealisasikan tugas yang diberikan dosen
yang berjudul”DOKUMENTASI KEPERAWATAN BERBASIS KOMPUTER”yang membuat kami dapat
mengetahui mengenai makalah yang kami buat.
Tujuan khusus
. Adapun tujuan khusus yaitu mengetahui tentang:

 Dokumentasi Keperawatan Berbasis Computer.
 Manfaat Dokumentasi keperawatan yang terkomputerisasi

C. Metode Penulisan
Dalam memperoleh data atau informasi yang digunakan untuk penulisan
Makalah ini, penyusun menggunakan layanan internet yang relevan dengan topiK penulisan
makalah ini sebagai dasar untuk mengetahui dan memperkuat teori yang digunakan.
BAB 11
PEMBAHASAN

A. Dokumentasi Keperawatan Berbasis Computer.
1. Pengertian
Computerized nursing documentation adalah suatu modul keperawatan
yang dikombinasikan dengan sistem komputer rumah sakit ke staf perawat.Dengan
sistem yang terkomputerisasi ini perawat dapat melakukan akses ke laboratorium,
radiologi, fisioterapi, dan disiplin yang lain, seperti ahli gizi, fisioterapi, dan disiplin
ilmu lain seperti ahli gizi, fisioterapis, occupational therapies.
Pemikiran tentang dokumentasi keperawatan yang terkomputerisasi di
buat dalam rangka memudahkan dan mempercepat pendoukmentasian asuhan
keperawatan yang dibuat. Dengan sistem ini perawat lebih dapat menghemat waktu
dan perawat akan lebih sering berada di samping pasien. Dengan dokumentasi yang
terkomputerisasi ini pencatatan dapat dilakukan akurat dan lengkap,( Gapko dawn
yang diakses dari http://www.hhdev.psu.edu/nurs/).

Pendokumentasian

keperawatan

yang

tertulis

(paper-based

documentation) saat ini dilaporkan mutunya sangat rendah dan ini juga berdampak
terhadap penerimaan publik termasuk profesi kesehatan yang lain

terhadap

profesinalisasi keperawatan di Indonesia. Menurut Griffiths dan Hutchings (1999
dalam Gapko Dawn yang diakses dari http://www.hhdev.psu.edu/nurs/), perawat
yang menyatakan alasan terhadap dokumentasi yang kurang akurat dan kurang
lengkap dihubungkan dengan permasalahan seperti kekurangan staf, sensus yang
tinggi, lembur kerja, dan juga kurangya pengetahuan tentang apa yang dituliskan
dalam dokumentasi.

2. Manfaat Dokumentasi keperawatan yang terkomputerisasi

Suatu studi idiselenggarakan di University medical center Heidelberg
selama 18 bulan . Hasil dari studi menunjukkan adanya suatu peningkatan yang
penting tentang kwantitas dan kwalitas dokumentasi . Aspek positif meliputi
kelengkapan dari dokumentasi keperawatan , aspek yang formal dan peningkatan
kwalitas hubungan antar perawat. Aspek yang negatif adalah berkaitan dengan
contens dari rencana keperawatan (Cornelia,et all ,2007).

Electronik health Record dilaporkan memiliki manfaat sebagai berikut yaitu :
-

Penghematan biaya dari penggunaan kertas untuk pencatatan

-

Tidak perlu gudang yang besar dalam penyimpanan arsip

-

Penyimpanan data (Record )pasien menjadi lebih lama

-

EHR yang dirancang dengan baik akan mendukung ototnomi yang dapat dipertanggung
jawabkan

-

Membantu dalam mencari informasi yang cepat sehingga dapat membantu dalam
pengambilan keputusan yang cepat juga.

-

Meningkatkan produktivitas bekerja

-

Mengurangi kesalahan dalam menginterprestasikan pencatatan.
(Gurley L, Advantages and Disadvantages of the Electronic Medical Record , diakses
dari http://www.aameda.org/memberservices/Exec/Articles/pada tanggal 13 maret 2008.
Sedangkan menurut Holmas (2003, dalam Sitorus 2006) terdapat beberapa keuntungan
utama dari dokumentasi berbasis komputer yaitu:
a. Standarisasi, terdapat pelaporan data klinik yang standar yang mudah dan cepat
diketahui
b. Kualitas, meningkatkan kualitas informasi klinik dan sekaligus meningkatkan
waktu perawat berfokus pada pemberian asuhan
c. Accessibility & legibility, mudah membaca dan mendapat informasi klinik
tentang semua pasien dan suatu lokasi

Melihat banyaknya manfaat dan keuntungan yang diberikan dari pendokumentasian
asuhan keperawatan yang terkomputerisasi ini tentunya merupakan tantangan yang besar bagi
dunia keperawatan di Indonesia. Perkembangan pemanfaatan tehnologi computer khususnya
dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di

Indonesia sampai saat ini masih sangat

minim. Sampai saat ini sebagian kecil rumah sakit telah menggunakan dokumentasi proses
keperawatan berbasis komputer namun hasil evaluasi terhadap keberhasilan tersebut belum
disosialisasikan secara global.
Sebelum suatu instansi rumah sakit menggunakan pendokumentasian keperawatan
yang terkomputerisasi ini ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, tidak hanya berkaitan
dengan penyediaan hardware dan software computer itu sendiri, tetapi yang lebih dipentingkan
adalah kemampuan perawat dalam menggunakan tehnologi informasi ini. Sebuah studi di
Medical Center Taiwan menunjukkan bahwa permasalahan perawat yang menggunakan system
informasi keperawatan adalah pelatihan yang tidak cukup, perhatian terhadap keamanan data,
stress karena adanya tambahan beban kerja , kerjasama antar disiplin rendah. Peneliti
mengusulkan adanya pelatihan yang cukup bagi perawat dalam penggunaan system ini,
membuat alur kerja dan meningkatkan komunikasi interdisiplin.. (Ting Ting Lee .2007)
Di Indonesia

masih bervariasinya tingkat pendidikan dan pengetahuan perawat

terhadap contens (isi) dari dokumentas keperawatan masih merupakan problem yang belum
terpecahkan. Untuk menghadapi masalah ini mungkin perlu ada terobosan-terobosan dari
organisasi profesi perawat bekerjasama dengan institusi pelyanan kesehatan untuk dapat
mempersiapkan hal-hal sebagai berikut :
-

Perlu adanya peningkatan pengetahuan terhadap dokumentasi asuhan keperawatan

-

Perlu adanya pelatihan dalam penggunaan computer terutama berkaitan dengan tehnis
pencatatan dan software yang digunakan.

-

Perlunya kerja sama dengan pihak luar (swasta) terutama bagi rumah sakit pemerintah
dalam hal penyediaan computer.
BAB 111

PENUTUP
A.KESIMPULAN

Dokumentasi keperawatan adalah bagian yang penting dari dokumentasi klinis. Dokumentasi
keperawatan tidak hanya sebagai sarana komunikasi namun juga berkaitan dengan aspek legal
dan jaminan dalam pemberian kualitas pelayanan. Dengan pendokumentasian yang baik
pengembangan riset keperawatan juga akan optimal. Bagaimanapun, saat ini pendokumentasi
proses keperawatan di Indonesia

sangatlah kurang dan kualitasnya sangat rendah.

Pendokumentasian keperawatan dengan menggunakan komputer diharapkan akan membantu
meningkatkan dokumentasi keperawatan yang

berkwalitas. Namun sebelum suatu instansi

rumah sakit menggunakan pendokumentasian keperawatan yang terkomputerisasi ini ada
beberapa hal yang perlu dipersiapkan, tidak hanya berkaitan dengan penyediaan hardware dan
software computer itu sendiri, tetapi yang lebih dipentingkan adalah kemampuan perawat dalam
menggunakan tehnologi informasi ini.
B.SARAN

Dalam penulisan MAKALAH ini masih kurang dari kesempurnaan karena kurangnya
referensi yang kami dapatkan. Jadi, kritik dan saran yang sifatnya membangun khususnya dari
dosen pembimbing maupun dari rekan-rekan pembaca sangat kami harapkan untuk
kesempurnaan askep ini kedepannya.
DAFTAR PUSTAKA

Cornelia,et all (2007). Effects of a Computer-based Nursing Documentation System
on the Quality of Nursing Documentation, diakses pada tanggal 18 maret 2008dari
http://www.ingentaconnect.com/content/klu/joms/2007/00000031/00000004/00009065,
Fisbach T.F., (1991). Documentating care: the communication, the nursing process snd
documentation standards, F.A, Davis Comp. Philadelphia
Gapko dawn, Improving Nursing Documentation in a Computer-based Inpatient Hospital
Setting
,
diakses
pada
tanggal
18
Maret
2008.dari
http://www.hhdev.psu.edu/nurs/ojni/dm/52/article7.htm,
Gurley L, Advantages and Disadvantages of the Electronic Medical Record , diakses pada
tanggal 13 Maret 2008 dari http://www.aameda.org/memberservices/Exec/Articles/ 3 8.
Kozier, et al., (1995). Fundamentals of nursing: concepts process and practice, fourth edition,
Addison Wesley, California
Jasun. ( 2006). Aplikasi proses keperawatan dengan pendekatan , Nanda NIC, NOC dalam
sistem informasi manajemen keperawatan . Disampaikan pada seminar di RSU
Banyumas.Baturaden,11 Desember 2006.
Sitorus, R. (2004). Konsep proses keperawatan Menggunakan Nanda,NIC dan NOC..
Disampaikan pada seminar keperawatan di RSU Banyumas, Batu raden 11 Desember
2006.
Ting Ting Lee, 2007, Nurses' Experiences Using a Nursing Information System: Early
Stage of Technology Implementation. diakses tanggal
13 Maret 2008).dari
http://harnawatiaj.wordpress.com,
Potter Patricia.(2005). Buku Ajar Fundamental keperawatan. EGC. Jakarta
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

BAB 1

: PENDAHULUAN....................................................
A.LATAR BELAKANG.............................................
B.TUJUAN............................................................
C.RUANG LINGKUP...............................................

BAB 11

: PEMBAHASAN......................................................

A.PENGERTIAN………………………………………………
B. MANFAAT ……………………………………………………

BAB 111 : PENUTUP...............................................................
A.KESIMPULAN......................................................
B.SARAN................................................................

DAFTAR PUSTAKA

More Related Content

DOCX
Ilmu komputer lisna AKPER PEMKAB MUNA
PPT
Sistem informasi keperawatan
PPTX
Mk1.teknologi informasi dalam pembelajaran keperawatan
DOCX
Electronic Nursing Center: Pelatihan Optimalisasi Asuhan Keperawatan melalui ...
PDF
Dokumentasi Keperawatan Berbasis Komputer.
DOCX
Sistem informasi keperawatan berbasis komputer
DOCX
Sistem informasi keperawatan di puskesmas
PPTX
Kel.4 sik paper ke computer
Ilmu komputer lisna AKPER PEMKAB MUNA
Sistem informasi keperawatan
Mk1.teknologi informasi dalam pembelajaran keperawatan
Electronic Nursing Center: Pelatihan Optimalisasi Asuhan Keperawatan melalui ...
Dokumentasi Keperawatan Berbasis Komputer.
Sistem informasi keperawatan berbasis komputer
Sistem informasi keperawatan di puskesmas
Kel.4 sik paper ke computer

What's hot (17)

DOCX
Ilmu kom tugas AKPER PEMKAB MUNA
PDF
7 si pi, jemmy esrom serang, hapzi ali, sistem informasi kesehatan di puskesm...
DOCX
Makalah komputer i
PDF
Jurnal skripsi-kartika-lores-br.-ginting-10312408
PPT
System dokumentasi keperawatan
PDF
Analisis permenkes nomer 1691 tahun 2011
DOCX
Buku pedoman keselamatan pasien
DOCX
Isi makalah
DOCX
Efektifitas dalam penerapan teknologi pda (personal digital assistant) di pel...
PDF
524 1347-1-pb
PDF
Abstrack Skripsi OpenMRS (YENY RAHMAWATI - FAKULTAS KESEHATAN UDINUS)
DOC
Bab i manajemen safety fix
PDF
Kb 1 konsep dasar rujukan kebidanan
PDF
Sistem Informasi Kesehatan (SIK) "SIMRS"
PDF
Manfaat dan Pentingnya Dokumentasi Keperawatan
PDF
Patient safety (apoteker wajib baca)
DOCX
Makalah bu endah 2
Ilmu kom tugas AKPER PEMKAB MUNA
7 si pi, jemmy esrom serang, hapzi ali, sistem informasi kesehatan di puskesm...
Makalah komputer i
Jurnal skripsi-kartika-lores-br.-ginting-10312408
System dokumentasi keperawatan
Analisis permenkes nomer 1691 tahun 2011
Buku pedoman keselamatan pasien
Isi makalah
Efektifitas dalam penerapan teknologi pda (personal digital assistant) di pel...
524 1347-1-pb
Abstrack Skripsi OpenMRS (YENY RAHMAWATI - FAKULTAS KESEHATAN UDINUS)
Bab i manajemen safety fix
Kb 1 konsep dasar rujukan kebidanan
Sistem Informasi Kesehatan (SIK) "SIMRS"
Manfaat dan Pentingnya Dokumentasi Keperawatan
Patient safety (apoteker wajib baca)
Makalah bu endah 2
Ad

Viewers also liked (18)

PPT
Uteética y atención a la diversidad noviembre2015
DOC
Updated IJM Resume, 10.24.15
DOCX
MASTER APPLICATION WORKSHEET
PDF
03 rubrica lectura_critica
PPTX
CiudadaNIA
PPS
Barangolások angliában london 4
RTF
Turismo de salud Puebla
PDF
Centro de noticias de la onu onu saluda conclusión de investigación sobre d...
PDF
Análisis en la investigación científica
DOCX
Hoja de vida
PPT
Duda and natalia
PDF
BRECIS SITC conference 2015_Julie Decock
PDF
Clean code como um código ruim pode influenciar a produtividade
PPS
Barangolások angliában london 3
PPTX
Music magazine double page spread 4
PDF
Untitled Presentation
DOC
Content
PDF
Create the Bridge Agency Presentation
Uteética y atención a la diversidad noviembre2015
Updated IJM Resume, 10.24.15
MASTER APPLICATION WORKSHEET
03 rubrica lectura_critica
CiudadaNIA
Barangolások angliában london 4
Turismo de salud Puebla
Centro de noticias de la onu onu saluda conclusión de investigación sobre d...
Análisis en la investigación científica
Hoja de vida
Duda and natalia
BRECIS SITC conference 2015_Julie Decock
Clean code como um código ruim pode influenciar a produtividade
Barangolások angliában london 3
Music magazine double page spread 4
Untitled Presentation
Content
Create the Bridge Agency Presentation
Ad

Similar to Ilmu komputer lisna (12)

PPTX
sistem dokumentasi askep.pptx
DOCX
Sistem informasi keperawatan berbasis komputer
DOCX
Sistem informasi keperawatan berbasis komputer
PPTX
2 Information and Nursing Practice.pptx
PPTX
Dokumentasi Komputerisasi.pptx keperawatan
PDF
Modul 4 dokumen keperawatan
PDF
Dokumentasi Keperawatan Berbasis Komputer.
PDF
Askep pada pasien dengan gangguan pernafasan akibat peradangan
PPT
Sistem Informasi Keperawatan ppppppppppp
PDF
MATA KULIAH PROSES DOKUMENTASI KEPERAWATAN revisi 2.pdf
PPTX
Sistem Pendokumentasian (Manual & Elektronik).pptx
PPTX
Sistem-Informasi-Keperawatan kemenkes.pptx
sistem dokumentasi askep.pptx
Sistem informasi keperawatan berbasis komputer
Sistem informasi keperawatan berbasis komputer
2 Information and Nursing Practice.pptx
Dokumentasi Komputerisasi.pptx keperawatan
Modul 4 dokumen keperawatan
Dokumentasi Keperawatan Berbasis Komputer.
Askep pada pasien dengan gangguan pernafasan akibat peradangan
Sistem Informasi Keperawatan ppppppppppp
MATA KULIAH PROSES DOKUMENTASI KEPERAWATAN revisi 2.pdf
Sistem Pendokumentasian (Manual & Elektronik).pptx
Sistem-Informasi-Keperawatan kemenkes.pptx

More from Operator Warnet Vast Raha (20)

DOCX
Stiker kk bondan
DOCX
Proposal bantuan sepak bola
DOCX
Surat pernyataan nusantara sehat
DOCX
Surat pernyataan nusantara sehat fajar
DOCX
Halaman sampul target
DOC
Makalah seni kriya korea
DOC
Makalah makromolekul
DOC
126895843 makalah-makromolekul
DOCX
Kafer akbid paramata
DOCX
Perilaku organisasi
DOC
Mata pelajaran seni budaya
DOCX
Lingkungan hidup
DOC
Permohonan untuk diterima menjadi tenaga pengganti
DOCX
Odher scout community
DOCX
Surat izin keramaian
DOCX
Makalah keganasan
DOC
Perilaku organisasi
DOC
Makalah penyakit genetika
DOCX
Undangan kecamatan lasalepa
DOC
Bukti registrasi pajak
Stiker kk bondan
Proposal bantuan sepak bola
Surat pernyataan nusantara sehat
Surat pernyataan nusantara sehat fajar
Halaman sampul target
Makalah seni kriya korea
Makalah makromolekul
126895843 makalah-makromolekul
Kafer akbid paramata
Perilaku organisasi
Mata pelajaran seni budaya
Lingkungan hidup
Permohonan untuk diterima menjadi tenaga pengganti
Odher scout community
Surat izin keramaian
Makalah keganasan
Perilaku organisasi
Makalah penyakit genetika
Undangan kecamatan lasalepa
Bukti registrasi pajak

Ilmu komputer lisna

  • 1. KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat Rahmat dan Hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “” Adapun harapan kami kepada para pembaca atau semua kalangan yang telah membaca makalah ini yaitu dapat menambah wawasan / pengetahuan dalam kehidurpan sehari-hari Namun kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan yang disebabkan karena masih miliki. Oleh karena itu, kami mengharapkan partisipasi dalam penyempurnaannya dengan memberikan saran & kritik agar makalah ini dapat lebih terkonsep dengan baik. Kami sangat mengharapkan makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak. Kritik & saran anda sangat kami harapkan dalam penyempurnaan makalah ini. Sekian & terima kasih. Raha, november 2011
  • 2. TUGAS :ILMU KOMPUTER DOSEN :AMSIR S,KOM DOKUMENTASI KEPERAWATAN BERBASIS KOMPUTER OLEH: NAMA :LISNA WATI NIM :IO.IO.776 TINGKAT :11A AKDEMI KEPERAWATAN PEMERINTAH KABUPATEN MUNA 2011
  • 3. BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar belakang Keperawatan adalah suatu bentuk pelayanan profesional yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan yang didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan, berbentuk pelayanan bio-psiko-sosial-spiritual yang komprehensif serta ditujukan kepada individu, keluarga dan masyarakat baik sakit maupun sehat secara berkualitas (Kozier, 1995). Tenaga perawat sebagai salah satu tenaga yang mempunyai kontribusi besar bagi pelayanan kesehatan, mempunyai peranan penting untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.. Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, seorang perawat harus mampu melaksanakan asuhan keperawatan sesuai standar, yaitu dari mulai pengkajian sampai dengan evaluasi dan yang sangat penting adalah disertai dengan sistem pendokumentasian yang baik. Dokumentasi keperawatan adalah bagian yang penting dari dokumentasi Namun pada realitanya dilapangan, asuhan keperawatan klinis. yang dilakukan masih bersifat manual dan konvensional, belum disertai dengan sistem /perangkat tekhonolgi yang memadai. Contohnya dalam hal pendokumentasian asuhan keperawatan masih manual, sehingga perawat mempunyai potensi yang besar terhadap proses terjadinya kelalaian dalam praktek. Dengan adanya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, maka sangat dimungkinkan bagi perawat untuk memiliki sistem pendokumentasian asuhan yang lebih canggih dengan memanfaatkan perkembangan tehnologi informasi. Pendokumentasian
  • 4. keperawatan dengan menggunakan komputer diharapkan akan membantu meningkatkan dokumentasi keperawatan yang berkwalitas. Dunia keperawatan di Indonesia terus berkembang, seiring dengan meningkatnya strata pendidikan keperawatan di Indonesia, disamping akses informasi yang sangat cepat di seluruh dunia. Hal itu membawa efek pada kemajuan yang cukup berarti di keperawatan, termasuk dalam dokumentasi proses keperawatan. Dari yang sebelumnya manual, bergeser kearah komputerisasi. Bahkan dalam perkembangannya, computer bukan hanya membantu dalam dokumentasi proses keperawatan, tapi pemanfaatannya sampai pada kepentingan manajemen rumah sakit, dimana aktifitas perawatan dapat termonitor dalam sebuah data base rumah sakit. B.TUJUAN Tujuan Umum Dalam pembuatan makalah ini saya bertujuan untuk merealisasikan tugas yang diberikan dosen yang berjudul”DOKUMENTASI KEPERAWATAN BERBASIS KOMPUTER”yang membuat kami dapat mengetahui mengenai makalah yang kami buat. Tujuan khusus . Adapun tujuan khusus yaitu mengetahui tentang:  Dokumentasi Keperawatan Berbasis Computer.  Manfaat Dokumentasi keperawatan yang terkomputerisasi C. Metode Penulisan Dalam memperoleh data atau informasi yang digunakan untuk penulisan Makalah ini, penyusun menggunakan layanan internet yang relevan dengan topiK penulisan makalah ini sebagai dasar untuk mengetahui dan memperkuat teori yang digunakan.
  • 5. BAB 11 PEMBAHASAN A. Dokumentasi Keperawatan Berbasis Computer. 1. Pengertian Computerized nursing documentation adalah suatu modul keperawatan yang dikombinasikan dengan sistem komputer rumah sakit ke staf perawat.Dengan sistem yang terkomputerisasi ini perawat dapat melakukan akses ke laboratorium, radiologi, fisioterapi, dan disiplin yang lain, seperti ahli gizi, fisioterapi, dan disiplin ilmu lain seperti ahli gizi, fisioterapis, occupational therapies. Pemikiran tentang dokumentasi keperawatan yang terkomputerisasi di buat dalam rangka memudahkan dan mempercepat pendoukmentasian asuhan keperawatan yang dibuat. Dengan sistem ini perawat lebih dapat menghemat waktu dan perawat akan lebih sering berada di samping pasien. Dengan dokumentasi yang terkomputerisasi ini pencatatan dapat dilakukan akurat dan lengkap,( Gapko dawn yang diakses dari http://www.hhdev.psu.edu/nurs/). Pendokumentasian keperawatan yang tertulis (paper-based documentation) saat ini dilaporkan mutunya sangat rendah dan ini juga berdampak terhadap penerimaan publik termasuk profesi kesehatan yang lain terhadap profesinalisasi keperawatan di Indonesia. Menurut Griffiths dan Hutchings (1999 dalam Gapko Dawn yang diakses dari http://www.hhdev.psu.edu/nurs/), perawat yang menyatakan alasan terhadap dokumentasi yang kurang akurat dan kurang
  • 6. lengkap dihubungkan dengan permasalahan seperti kekurangan staf, sensus yang tinggi, lembur kerja, dan juga kurangya pengetahuan tentang apa yang dituliskan dalam dokumentasi. 2. Manfaat Dokumentasi keperawatan yang terkomputerisasi Suatu studi idiselenggarakan di University medical center Heidelberg selama 18 bulan . Hasil dari studi menunjukkan adanya suatu peningkatan yang penting tentang kwantitas dan kwalitas dokumentasi . Aspek positif meliputi kelengkapan dari dokumentasi keperawatan , aspek yang formal dan peningkatan kwalitas hubungan antar perawat. Aspek yang negatif adalah berkaitan dengan contens dari rencana keperawatan (Cornelia,et all ,2007). Electronik health Record dilaporkan memiliki manfaat sebagai berikut yaitu : - Penghematan biaya dari penggunaan kertas untuk pencatatan - Tidak perlu gudang yang besar dalam penyimpanan arsip - Penyimpanan data (Record )pasien menjadi lebih lama - EHR yang dirancang dengan baik akan mendukung ototnomi yang dapat dipertanggung jawabkan - Membantu dalam mencari informasi yang cepat sehingga dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang cepat juga. - Meningkatkan produktivitas bekerja - Mengurangi kesalahan dalam menginterprestasikan pencatatan.
  • 7. (Gurley L, Advantages and Disadvantages of the Electronic Medical Record , diakses dari http://www.aameda.org/memberservices/Exec/Articles/pada tanggal 13 maret 2008. Sedangkan menurut Holmas (2003, dalam Sitorus 2006) terdapat beberapa keuntungan utama dari dokumentasi berbasis komputer yaitu: a. Standarisasi, terdapat pelaporan data klinik yang standar yang mudah dan cepat diketahui b. Kualitas, meningkatkan kualitas informasi klinik dan sekaligus meningkatkan waktu perawat berfokus pada pemberian asuhan c. Accessibility & legibility, mudah membaca dan mendapat informasi klinik tentang semua pasien dan suatu lokasi Melihat banyaknya manfaat dan keuntungan yang diberikan dari pendokumentasian asuhan keperawatan yang terkomputerisasi ini tentunya merupakan tantangan yang besar bagi dunia keperawatan di Indonesia. Perkembangan pemanfaatan tehnologi computer khususnya dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di Indonesia sampai saat ini masih sangat minim. Sampai saat ini sebagian kecil rumah sakit telah menggunakan dokumentasi proses keperawatan berbasis komputer namun hasil evaluasi terhadap keberhasilan tersebut belum disosialisasikan secara global. Sebelum suatu instansi rumah sakit menggunakan pendokumentasian keperawatan yang terkomputerisasi ini ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, tidak hanya berkaitan dengan penyediaan hardware dan software computer itu sendiri, tetapi yang lebih dipentingkan
  • 8. adalah kemampuan perawat dalam menggunakan tehnologi informasi ini. Sebuah studi di Medical Center Taiwan menunjukkan bahwa permasalahan perawat yang menggunakan system informasi keperawatan adalah pelatihan yang tidak cukup, perhatian terhadap keamanan data, stress karena adanya tambahan beban kerja , kerjasama antar disiplin rendah. Peneliti mengusulkan adanya pelatihan yang cukup bagi perawat dalam penggunaan system ini, membuat alur kerja dan meningkatkan komunikasi interdisiplin.. (Ting Ting Lee .2007) Di Indonesia masih bervariasinya tingkat pendidikan dan pengetahuan perawat terhadap contens (isi) dari dokumentas keperawatan masih merupakan problem yang belum terpecahkan. Untuk menghadapi masalah ini mungkin perlu ada terobosan-terobosan dari organisasi profesi perawat bekerjasama dengan institusi pelyanan kesehatan untuk dapat mempersiapkan hal-hal sebagai berikut : - Perlu adanya peningkatan pengetahuan terhadap dokumentasi asuhan keperawatan - Perlu adanya pelatihan dalam penggunaan computer terutama berkaitan dengan tehnis pencatatan dan software yang digunakan. - Perlunya kerja sama dengan pihak luar (swasta) terutama bagi rumah sakit pemerintah dalam hal penyediaan computer.
  • 9. BAB 111 PENUTUP A.KESIMPULAN Dokumentasi keperawatan adalah bagian yang penting dari dokumentasi klinis. Dokumentasi keperawatan tidak hanya sebagai sarana komunikasi namun juga berkaitan dengan aspek legal dan jaminan dalam pemberian kualitas pelayanan. Dengan pendokumentasian yang baik pengembangan riset keperawatan juga akan optimal. Bagaimanapun, saat ini pendokumentasi proses keperawatan di Indonesia sangatlah kurang dan kualitasnya sangat rendah. Pendokumentasian keperawatan dengan menggunakan komputer diharapkan akan membantu meningkatkan dokumentasi keperawatan yang berkwalitas. Namun sebelum suatu instansi rumah sakit menggunakan pendokumentasian keperawatan yang terkomputerisasi ini ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, tidak hanya berkaitan dengan penyediaan hardware dan software computer itu sendiri, tetapi yang lebih dipentingkan adalah kemampuan perawat dalam menggunakan tehnologi informasi ini. B.SARAN Dalam penulisan MAKALAH ini masih kurang dari kesempurnaan karena kurangnya referensi yang kami dapatkan. Jadi, kritik dan saran yang sifatnya membangun khususnya dari dosen pembimbing maupun dari rekan-rekan pembaca sangat kami harapkan untuk kesempurnaan askep ini kedepannya.
  • 10. DAFTAR PUSTAKA Cornelia,et all (2007). Effects of a Computer-based Nursing Documentation System on the Quality of Nursing Documentation, diakses pada tanggal 18 maret 2008dari http://www.ingentaconnect.com/content/klu/joms/2007/00000031/00000004/00009065, Fisbach T.F., (1991). Documentating care: the communication, the nursing process snd documentation standards, F.A, Davis Comp. Philadelphia Gapko dawn, Improving Nursing Documentation in a Computer-based Inpatient Hospital Setting , diakses pada tanggal 18 Maret 2008.dari http://www.hhdev.psu.edu/nurs/ojni/dm/52/article7.htm, Gurley L, Advantages and Disadvantages of the Electronic Medical Record , diakses pada tanggal 13 Maret 2008 dari http://www.aameda.org/memberservices/Exec/Articles/ 3 8. Kozier, et al., (1995). Fundamentals of nursing: concepts process and practice, fourth edition, Addison Wesley, California Jasun. ( 2006). Aplikasi proses keperawatan dengan pendekatan , Nanda NIC, NOC dalam sistem informasi manajemen keperawatan . Disampaikan pada seminar di RSU Banyumas.Baturaden,11 Desember 2006. Sitorus, R. (2004). Konsep proses keperawatan Menggunakan Nanda,NIC dan NOC.. Disampaikan pada seminar keperawatan di RSU Banyumas, Batu raden 11 Desember 2006. Ting Ting Lee, 2007, Nurses' Experiences Using a Nursing Information System: Early Stage of Technology Implementation. diakses tanggal 13 Maret 2008).dari http://harnawatiaj.wordpress.com, Potter Patricia.(2005). Buku Ajar Fundamental keperawatan. EGC. Jakarta
  • 11. DAFTAR ISI KATA PENGANTAR BAB 1 : PENDAHULUAN.................................................... A.LATAR BELAKANG............................................. B.TUJUAN............................................................ C.RUANG LINGKUP............................................... BAB 11 : PEMBAHASAN...................................................... A.PENGERTIAN……………………………………………… B. MANFAAT …………………………………………………… BAB 111 : PENUTUP............................................................... A.KESIMPULAN...................................................... B.SARAN................................................................ DAFTAR PUSTAKA